Rama…
Mungkin itu suatu kata yang sangat ingin aku katakana saat
ini , ketika teman seusiaku merajuk , memeluk ayahnya untuk dibelikan hp , aku
hanya tersenyum … andaikan aku bisa
seperti mereka ..
Menunggu Rama di depan rumah , tersenyum ketika melihat
kedatangannya , memanggil namanya lalu mengucapkan “ Rama , gimana kerjanya ?
capek nggak ma ? “ setelah itu aku akan
sekuat tenaga merayunya , memijat pundaknya , tidur dipangkuannya lalu bilang “ Rama aku ingin ini , aku ingin itu , dan masih banyak lagi “
Tapi itu hanya impian Ma , aku nggak bisa ngelakuin itu
sekarang ke Rama , melihat nisanmu pun hanya sekali setahun dan hanya 15 menit
, membaca surat Yasin dan tersenyum padamu Ma. Menaburkan bunga yg kubeli
khusus dan selalu kupegang erat , takut kalau diambil dan diberikan pada yang
lain . kadang dimarahin sama Ibu.. tapi gpp kok Ma , aku ikhlaas dimarahin
asalkan makammu penuh dengan bunga yg indah dan mengharumkan mu.
Senyumanku terus mengembang saat itu , berusaha untuk
bercerita tentang kehidupanku di malang , sahabat-sahabatku , orang yang aku
cintai dan tentunya pendidikanku .
Kau seorang pendidik Ma , seharusnya kau ada disini
menemaniku , menemani aku saat aku belajar terus marahin aku kalo aku nonton tv
gara-gara udah capek belajar. Aku kangen Rama . dulu yang paling sering kami
lakukan adalah jalan-jalan ke Alun-alun kota terus lari-lari terus Rama belikan
aku es cream dan yaa it just memories . I can’t get back that moment.
I love you Ma ,

Tidak ada komentar:
Posting Komentar